Energi

PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit Mempawah Lewat Energi Andal Berkelanjutan

PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit Mempawah Lewat Energi Andal Berkelanjutan
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit Mempawah Lewat Energi Andal Berkelanjutan

JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengambil langkah strategis dalam memperkuat hilirisasi bauksit di Mempawah, Kalimantan Barat. 

Peran utama perusahaan diwujudkan melalui penyediaan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan, memastikan operasional smelter aluminium dapat berjalan optimal. Dengan dukungan ini, Indonesia dapat memaksimalkan nilai tambah dari sumber daya mineral domestik.

Pengembangan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit–Alumina–Aluminium menjadi bagian penting dari ekosistem hilirisasi nasional. 

Kapasitas pengolahan yang besar memungkinkan bauksit diolah menjadi alumina, lalu menjadi aluminium siap pakai. 

Proyek ini tidak hanya mendukung industri strategis, tetapi juga membuka peluang ekonomi luas bagi masyarakat lokal.

Sinergi antaranggota Grup MIND ID, termasuk PTBA, menjadi kunci keberhasilan proyek. Penyediaan energi yang stabil dan efisien memastikan smelter beroperasi tanpa hambatan. 

Selain itu, teknologi yang digunakan ramah lingkungan, mendukung industrialisasi berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Kapasitas Besar Dan Dampak Ekonomi Luas

Fasilitas pengolahan bauksit di Mempawah mampu mengolah 3 juta ton bauksit menjadi 1 juta ton alumina per tahun. Alumina tersebut kemudian diolah menjadi 600 ribu ton aluminium. Kapasitas ini menjadikan proyek sebagai penggerak utama rantai nilai mineral nasional.

Selain output industri, proyek ini diproyeksikan menciptakan lebih dari 65.000 lapangan kerja. Dampak ekonomi meluas hingga sektor industri terkait, pembangunan infrastruktur, serta UMKM yang terlibat dalam ekosistem hilirisasi mineral di Indonesia.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menekankan bahwa proyek ini mengubah sumber daya mineral dari komoditas mentah menjadi bahan baku strategis. Transformasi ini mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan kerja baru.

Energi Stabil Sebagai Faktor Krusial Operasional

Penyediaan energi yang andal menjadi faktor utama kelancaran proses pengolahan bauksit menjadi aluminium. Kebutuhan energi proyek ini sangat besar dan harus berkesinambungan agar fasilitas smelter dapat beroperasi optimal setiap saat.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menyatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam proyek Mempawah merupakan bentuk sinergi strategis Grup MIND ID. Dukungan energi tidak hanya menopang operasi, tetapi juga meningkatkan daya saing industri aluminium nasional.

Teknologi canggih yang digunakan dalam penyediaan energi menjamin efisiensi dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat kemandirian energi nasional serta memastikan proyek hilirisasi dapat berkelanjutan.

Sinergi Grup Mind Id Untuk Transformasi Industri

Grup MIND ID menekankan pengelolaan sumber daya mineral secara bertanggung jawab. Dengan proyek hilirisasi ini, nilai tambah dari bauksit, alumina, dan aluminium tetap berada di dalam negeri, memperkuat ekonomi, dan meningkatkan kedaulatan nasional.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyebut proyek ini sebagai karya anak bangsa. Transformasi industri ini mendorong multiplier effect ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekosistem industri berbasis sumber daya alam.

Ekosistem terintegrasi ini memastikan bahwa mineral tidak hanya diekspor sebagai komoditas mentah. Setiap tahap produksi menghasilkan nilai tambah yang signifikan, sekaligus mendukung industrialisasi berkelanjutan di Indonesia.

Teknologi Ramah Lingkungan Dukung Hilirisasi Berkelanjutan

Penyediaan energi yang terintegrasi memanfaatkan teknologi modern untuk mendukung efisiensi dan ramah lingkungan. Hal ini penting mengingat skala proyek besar dan kebutuhan energi yang sangat tinggi.

PTBA memastikan teknologi yang digunakan mampu menekan biaya operasional sekaligus menjaga lingkungan tetap aman. Pendekatan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam hilirisasi berkelanjutan dan industrialisasi hijau.

Dukungan energi yang andal memperkuat kepastian investasi, daya saing industri aluminium nasional, serta kemandirian industri strategis Indonesia. Proyek ini menjadi contoh nyata transformasi industri berbasis sumber daya lokal, sesuai Asta Cita Presiden.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index