JAKARTA — Mengawali tahun 2026, sejumlah SPBU besar di Indonesia, termasuk Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo, melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).
Berdasarkan data yang dirilis pada 7 Januari 2026, harga BBM non-subsidi mengalami penurunan yang signifikan di hampir seluruh jenis bahan bakar, termasuk Pertamax, Dexlite, dan harga BBM diesel. Penurunan harga ini tentu membawa kabar baik bagi para pengguna kendaraan, mengingat banyak orang yang mulai merasakan dampak dari harga BBM yang terus berfluktuasi.
Penurunan Harga di SPBU Pertamina
Mulai dari Pertamina, harga bahan bakar non-subsidi mengalami penurunan cukup signifikan. Pertamax, yang sebelumnya dibanderol Rp12.750 per liter pada Desember 2025, kini turun menjadi Rp12.350 per liter.
Demikian pula, harga Pertamax Turbo yang turun dari Rp13.750 menjadi Rp13.400 per liter. Sementara itu, Pertamax Green, yang banyak digunakan untuk kendaraan berbahan bakar ramah lingkungan, juga turun menjadi Rp13.150 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter.
Selain itu, untuk varian solar, harga Dexlite juga ikut turun dari Rp14.700 per liter menjadi Rp13.500 per liter, sedangkan harga Pertamina Dex turun dari Rp15.000 menjadi Rp13.600 per liter. Dengan demikian, meskipun harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi tetap berada di angka Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter, harga BBM nonsubsidi yang populer seperti Pertamax dan Pertamax Turbo kini lebih terjangkau bagi konsumen.
Harga BBM Shell yang Juga Turun
Tidak ketinggalan, SPBU Shell yang sering menjadi pilihan pengendara juga menurunkan harga BBM mereka. Shell Super, yang sebelumnya dipatok Rp13.000 per liter, kini turun menjadi Rp12.700 per liter. Sementara itu, harga Shell V-Power yang populer di kalangan pengendara mobil mewah, turun menjadi Rp13.190 per liter dari sebelumnya Rp13.630 per liter.
Adapun harga Shell V-Power Diesel juga mengalami penurunan signifikan, dari Rp15.250 per liter menjadi Rp13.860 per liter. Harga Shell V-Power Nitro+ juga turun menjadi Rp13.480 per liter dari sebelumnya Rp13.890 per liter. Dengan adanya penurunan harga ini, Shell pun memberikan alternatif yang cukup menarik bagi konsumen yang mengutamakan kualitas bahan bakar.
BP-AKR Turunkan Harga BBM
SPBU BP-AKR juga turut serta dalam penyesuaian harga BBM per Januari 2026. Harga BP Ultimate turun menjadi Rp13.190 per liter, dari sebelumnya Rp13.630 per liter. BP 92, yang juga merupakan bahan bakar umum untuk kendaraan, mengalami penurunan harga dari Rp13.000 menjadi Rp12.500 per liter.
Sementara itu, harga BP Ultimate Diesel mengalami penurunan yang sama dengan harga Shell V-Power Diesel, yaitu turun dari Rp15.250 menjadi Rp13.860 per liter. Penurunan harga ini memberi peluang bagi konsumen untuk memilih bahan bakar berkualitas tinggi dengan harga yang lebih terjangkau.
Vivo Turunkan Harga BBM
Tak ketinggalan, Vivo juga melakukan penurunan harga BBM untuk beberapa jenis produknya. Harga Revvo 92 turun dari Rp13.000 menjadi Rp12.700 per liter, sedangkan Diesel Primus Plus turun menjadi Rp13.610 per liter dari sebelumnya Rp15.250 per liter. Sayangnya, harga untuk Revvo 90 dan Revvo 95 belum tersedia, mengingat ketersediaan jenis BBM tersebut di beberapa daerah masih kosong.
Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU Indonesia
Berikut adalah daftar harga BBM terbaru per 7 Januari 2026 untuk setiap jenis BBM di SPBU Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo:
1. Pertamina:
Pertalite: Rp10.000 per liter
Solar Subsidi: Rp6.800 per liter
Pertamax (RON 92): Rp12.350 per liter
Pertamax Green (RON 95): Rp13.150 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.400 per liter
Dexlite: Rp13.500 per liter
Pertamina Dex: Rp13.600 per liter
2. Shell:
Shell Super: Rp12.700 per liter
Shell V-Power: Rp13.190 per liter
Shell V-Power Diesel: Rp13.860 per liter
Shell V-Power Nitro+: Rp13.480 per liter
3. BP-AKR:
BP Ultimate: Rp13.190 per liter
BP 92: Rp12.500 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp13.860 per liter
4. Vivo:
Revvo 92: Rp12.700 per liter
Diesel Primus Plus: Rp13.610 per liter
Revvo 90: Tidak tersedia
Revvo 95: Tidak tersedia
Mana yang Paling Terjangkau?
Dari seluruh SPBU yang tercatat, BP 92 yang dijual dengan harga Rp12.500 per liter menjadi yang paling terjangkau di antara BBM non-subsidi jenis bensin yang lain. Sementara itu, untuk BBM diesel, Shell V-Power Diesel dan BP Ultimate Diesel tercatat dengan harga yang sama, yaitu Rp13.860 per liter, namun harga ini lebih tinggi dibandingkan dengan BBM jenis bensin seperti Pertamax dan Pertalite.
Secara keseluruhan, penurunan harga BBM di awal tahun ini menunjukkan adanya upaya dari perusahaan-perusahaan besar dalam merespons dinamika pasar dan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan harga energi. Bagi konsumen, ini adalah kabar baik, karena mereka dapat menikmati harga yang lebih terjangkau untuk bahan bakar kendaraan mereka.
Namun, bagi pengguna yang mengutamakan kualitas dan performa, pilihan bahan bakar premium seperti Shell V-Power atau Pertamax Turbo masih menjadi favorit, meskipun dengan harga sedikit lebih tinggi. Sebagai konsumen, penting untuk memilih bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan dan anggaran bulanan.
Kesimpulan: Penyesuaian harga BBM per 7 Januari 2026 menunjukkan tren penurunan harga yang signifikan untuk hampir semua jenis bahan bakar non-subsidi, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih menghemat pengeluaran mereka di sektor transportasi.