BANDUNG — Mesin cuci yang berguncang hebat saat beroperasi kerap membuat pemilik rumah di Jawa Barat khawatir, terutama ketika tabung berputar memasuki fase pengeringan. Suara benturan berulang yang muncul menandakan ada komponen yang bekerja tidak seimbang, dan jika dibiarkan, perangkat bisa bergeser dari posisi semula hingga berisiko terjatuh dari tempat yang tidak aman.
Sebelum memutuskan memanggil teknisi, ada tiga penyebab utama yang bisa diperiksa sendiri oleh pemilik mesin cuci. Pemeriksaan sederhana ini bisa menghemat biaya perbaikan dan mencegah kerusakan yang lebih serius.
Posisi Mesin Tidak Rata: Lantai Miring dan Kaki yang Tidak Menapak
Permukaan lantai menjadi faktor pertama yang paling sering menyebabkan getaran. Lantai yang miring atau salah satu kaki mesin yang tidak menapak sempurna akan membuat bodi mesin bergoyang saat tabung berputar cepat.
Pemilik disarankan memeriksa keempat kaki mesin cuci dan memastikan semuanya menempel kuat di lantai. Jika ditemukan bagian yang longgar, kaki mesin bisa disesuaikan atau diberi bantalan tambahan.
Alternatif lain, gunakan alas khusus anti-getaran yang banyak dijual di toko peralatan rumah tangga untuk meredam pergerakan mesin selama proses pencucian berlangsung.
Beban Cucian Melebihi Kapasitas: Pemicu Getaran Saat Pengeringan
Setiap mesin cuci memiliki batas maksimal berat pakaian yang direkomendasikan pabrikan. Memasukkan pakaian terlalu banyak hingga melebihi kapasitas membuat distribusi beban di dalam tabung menjadi tidak seimbang.
Ketidakseimbangan ini paling terasa ketika mesin memasuki tahap pengeringan. Pada fase tersebut, tabung berputar dengan kecepatan tinggi untuk mengeluarkan air dari pakaian, sehingga beban yang tidak merata akan memicu getaran yang jauh lebih kuat dan bunyi benturan keras.
Kapan Harus Menghubungi Teknisi?
Jika getaran masih terjadi setelah memastikan posisi mesin rata dan beban cucian sudah sesuai kapasitas, kemungkinan ada komponen internal yang bermasalah. Kerusakan pada shockbreaker atau bantalan tabung biasanya membutuhkan penanganan teknisi profesional.
Menunda perbaikan hanya akan memperparah kerusakan. Getaran yang terus berlanjut dapat merusak komponen internal lain dan membuat biaya perbaikan membengkak.