Summarecon Bekasi Tingkatkan Penjualan Hunian Super Mewah dengan Fasilitas Premium

Rabu, 25 Februari 2026 | 15:21:54 WIB
Summarecon Bekasi Tingkatkan Penjualan Hunian Super Mewah dengan Fasilitas Premium

JAKARTA - Summarecon Bekasi menegaskan komitmennya dalam mendorong penjualan hunian supermewah sepanjang tahun ini. 

Fokus utama ditujukan pada klaster Soultan Island yang menjadi produk andalan kawasan ini. Setelah berhasil menjual 20 unit, target penjualan ditetapkan sekitar 30 unit, dengan nilai mencapai Rp 400 miliar.

Executive Director Summarecon Bekasi, Magdalena Juliati, menyampaikan, “Tahun ini, pengembangan difokuskan pada klaster Soultan. 

Seiring naiknya kelas Summarecon Bekasi, kami juga ingin meningkatkan kualitas dan segmen huniannya.” Ia menambahkan bahwa antusiasme pasar cukup tinggi, meski belum semua minat berakhir pada transaksi.

Klaster Soultan pertama kali soft launching pada pertengahan 2025. Dikembangkan di lahan seluas 8 hektare dengan total 110 unit rumah supermewah, klaster ini juga dilengkapi fasilitas klaster seluas 3.000 meter persegi. Harganya dibanderol mulai dari Rp 9,3 miliar hingga Rp 29,5 miliar sesuai tipe rumah.

Desain dan Konsep Hunian Modern Tropis

Hunian Soultan Island mengusung gaya modern tropis yang eksklusif. Klaster ini dirancang oleh Thomas B. Elliot, arsitek kelas dunia yang memiliki pengalaman mendesain hunian superpremium dan proyek ultra-mewah secara global. Konsep ini diharapkan memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan hunian berkelas dengan kapasitas lahan besar.

Soultan Island menawarkan tiga tipe rumah berbeda. Tipe Yellow memiliki luas tanah 300 m² dan bangunan 374 m², tipe Green luas tanah 350 m² dan bangunan 419 m², sedangkan tipe Blue menawarkan tanah 600 m² dengan bangunan 498 m². Pilihan ini memberi fleksibilitas bagi calon pemilik rumah untuk menyesuaikan kebutuhan keluarga dan gaya hidup.

Selain itu, Summarecon Bekasi membuka opsi desain rumah sesuai keinginan konsumen. Hal ini menjadi nilai tambah bagi calon pembeli yang ingin hunian unik dan personal. Strategi ini sekaligus memperkuat daya tarik klaster Soultan di pasar premium Bekasi.

Peluncuran Proyek Baru dan Diversifikasi Produk

Selain Soultan Island, Summarecon Bekasi menyiapkan peluncuran dua hingga tiga proyek baru sepanjang tahun. Proyek ini mencakup hunian dan properti komersial, meski segmen harga belum dirinci. Diversifikasi produk ini diharapkan menambah pilihan bagi masyarakat dan memperkuat ekosistem kota mandiri.

Magdalena menjelaskan bahwa sejak awal kawasan ini memang dirancang sebagai kota metropolitan. Dalam 15 tahun pengembangan, Summarecon Bekasi telah menjadi benchmark bagi pasar properti di Bekasi dan sekitarnya. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi kawasan sebagai pilihan utama hunian modern.

Proyek baru juga akan memanfaatkan pengalaman dan fasilitas existing Summarecon Bekasi. Integrasi fasilitas komersial, pendidikan, dan rekreasi membuat kawasan ini lebih atraktif. Strategi ini mendukung pertumbuhan jangka panjang serta meningkatkan nilai investasi properti di kawasan tersebut.

Peningkatan Infrastruktur dan Fasilitas Pendukung

Summarecon Bekasi terus memperkuat infrastruktur dan fasilitas pendukung kawasan. Area bermain anak dan kawasan komersial baru telah hadir untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Revitalisasi boulevard utama juga dilakukan dengan penataan lanskap menggunakan pohon palem agar lebih modern dan representatif.

Overlay jalan dan rencana pembaruan flyover menjadi bagian dari peremajaan infrastruktur. Proses ini dimulai sejak November tahun lalu dan akan berlanjut sepanjang tahun ini. “Target penyelesaian tahap ini adalah pertengahan tahun,” ujar Magdalena, menegaskan kesiapan pengembang untuk mendukung kenyamanan penghuni.

Selain itu, kawasan juga ditata untuk menciptakan kenyamanan visual dan fungsional. Penataan ulang area publik dan fasilitas umum menambah nilai estetika kota mandiri. Langkah-langkah ini sekaligus memperkuat identitas Summarecon Bekasi sebagai kawasan premium dan modern.

Strategi Pemasaran dan Kustomisasi Hunian

Pemasaran klaster Soultan dilakukan secara bertahap dalam dua tahun. Sebanyak 20 unit sudah mulai dibangun dan ditargetkan serah terima kepada pemilik pada September 2027. Strategi ini memungkinkan penyesuaian pembangunan sesuai permintaan pasar dan kapasitas produksi pengembang.

Magdalena menegaskan, keputusan meluncurkan Soultan Island bukan sekadar meraba pasar. “Penghuni rumah berkapasitas lahan besar di luar kawasan tertarik pindah ke kawasan terpadu yang kami kembangkan, asalkan tersedia hunian berukuran lebih besar dan berkelas,” jelasnya. Opsi desain rumah sesuai keinginan konsumen menjadi salah satu faktor kunci dalam strategi pemasaran.

Pengembangan klaster Soultan juga disertai layanan konsumen yang premium. Penyesuaian desain, kualitas material, dan fasilitas eksklusif menjadikan klaster ini berbeda dari proyek lain. Strategi ini diharapkan meningkatkan kepuasan penghuni sekaligus memperkuat reputasi Summarecon Bekasi di pasar premium.

Visi Summarecon Bekasi sebagai Kota Mandiri Modern

Summarecon Bekasi menegaskan visi jangka panjangnya sebagai kota mandiri dan metropolitan. Fokus pembangunan tidak hanya pada hunian, tetapi juga pemenuhan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Pengembangan fasilitas, infrastruktur, dan layanan publik menjadi bagian integral dari strategi pengembang.

Kawasan ini kini dilengkapi fasilitas modern, ruang publik yang representatif, dan konektivitas yang baik. Integrasi hunian, komersial, dan fasilitas sosial mendukung kenyamanan penghuni. Dengan langkah-langkah ini, Summarecon Bekasi terus memperkuat posisinya sebagai kota mandiri unggulan di Bekasi dan sekitarnya.

Magdalena menambahkan, pengembangan berkelanjutan akan terus dilakukan untuk menjaga kualitas hidup masyarakat. “Kami ingin kawasan ini benar-benar berkembang menjadi kota metropolitan yang nyaman dan modern,” ujarnya. Visi ini sejalan dengan komitmen Summarecon Bekasi menghadirkan hunian berkualitas dan ekosistem kota yang lengkap.

Terkini